Nasib Baik Berasal dari Kebajikan, bukan Keberuntungan

Selama masa dinasti Ming, ada seorang pria bernama Zhang Weiyan dari provinsi Jiangsu. Dia adalah seorang penulis yang terampil dan cukup terkenal. Pada tahun Jiawu, Dia mengikuti ujian di pengadilan tapi gagal. Sambil berdiri ditempat pengumuman dia memaki-maki para hakim yang mengeluarkan hasil ujian itu, merasa para hakim tidak bisa mengenali mereka yang memiliki bakat.

Baca lebih lanjut

Pengendalian diri

Petuah Bijak

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia k ehilangan kesabaran nya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar.

Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakain nya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri dari pada memaku di pagar

Baca lebih lanjut

Mencari Kepintaran

Ada seorang anak bernama Puji, dari kecil sudah sangat pintar, ketika dia berumur 5-6 tahun sudah pintar memasak, menanam sayur, membuat sajak dan cerita, bernyanyi, menulis, berhitung. Orang di kampung halamannya semua memujinya dan mengatakan bahwa setelah besar dia pasti akan menjadi seorang yang genius, pujian mereka membuat Puji menjadi sombong.

Sehingga mulai saat itu di sudah tidak melakukan apapun dan sama sekali tidak belajar apapun lagi dia berpikir “Saya adalah seorang yang lebih pintar dari dewa, ketika dewasa apa yang tidak bisa saya lakukan?.”

Baca lebih lanjut

Tidak Akan Hilang Jika Memang Milikmu

Tidak akan hilang jika memang milikmu, tetapi jika memang bukan milikmu bagaimanapun anda menginginkannya tetap tidak akan diperoleh. Ini adalah prinsip alam semesta, tetapi ada berapa orang yang benar-benar percaya kepada prinsip ini? Manusia hidup didunia ini seumur hidup bertarung untuk mendapatkan apa yang diinginkan, menghalalkan segala cara sehingga menimbun banyak dosa dan karma.

Baca lebih lanjut

Pahlawan(kejujuran sejati)

Apertemen terbakar, pada saat itu sudah tengah malam, suara teriakan membuat George terbangun, dia melihat sekeliling kamarnya sudah penuh dengan asap, dia segera melompat dari tempat tidurnya dalam keadaan mengantuk dia lari keluar dari apartemennya.

Ketika berada di luar pintu ada sebuah bungkusan melintangnya, George berpikir itu adalah sebuah kain, dia mengambilnya untuk menutupi wajahnya dari serbuan api dan asap, akhirnya dengan perlindungan bungkusan yang menutupi wajahnya, George dapat terhindar dari amukan api, dan lari keluar dari apertemen yang terbakar itu.

Baca lebih lanjut

Kisah Nyata: Akibat dari Prasangka Negatif

Seorang janda miskin Siu Lan punya anak berumur 7 tahun yang bernama Lie Mei. Kemiskinan membuat Lie Mei harus membantu ibunya berjual kue di pasar, karena miskin Lie Mei tidak pernah bermanja-manja kepada ibunya.

Pada suatu musim dingin saat selesai bikin kue, Siu Lan melihat keranjang kuenya sudah rusak dan Siu Lan berpesan pada Lie Mei untuk nunggu dirumah karena ia akan membeli keranjang baru.

Baca lebih lanjut

Dewa Langit Dan Tikus Kecil

Suatu hari, dewa langit sedang berjalan-jalan di tengah hutan. Ttiba-tiba di angkasa dia mendengar sebuah suara kesakitan “Ciit! citt!,citt!” Ketika dewa langit mengangkat kepalanya memandang ke atas dia melihat ada seekor elang sambil terbang sedang menggigit seekor tikus.

Dewa langit kasihan kepada tikus kecil ini, lalu dia mengangkat tangannya menunjuk ke arah burung elang dan mengejutkannya dengan tiupan angin kencang.

“Aduh!” burung elang berteriak, tikus kecil ini segera terjatuh dan dewa langit dengan tangannya menampung tikus kecil ini sambil berkata, “Lain kali engkau harus hati-hati, jangan sampai tertangkap lagi.” Setelah berkata demikian dewa langit melanjutkan perjalanannya.

Baca lebih lanjut