Rusa yang Berada di Tepi Danau

Ada seekor rusa yang berada dibawah terik matahari sedang mencari sumber air untuk diminum, setelah berjalan cukup lama akhirnya dia menjumpai sebuah danau, dengan cepat dia menuju ke danau itu, dan berhenti ditepi danau dengan lahapnya menundukkan kepalanya meminum air danau, setelah puas meminum air dia melihat bayangannya sendiri didalam air danau, setelah diperhatikan dengan teliti semakin lama dia semakin puas dengan tanduk yang berada diatas kepalanya.

“Woii, tanduk diatas kepala saya makin dilihat makin cantik!, sungguh tidak terpikir tanduk siapa lagi yang bisa menandingi tanduk seindah ini.” kebanggaan timbul dari hati rusa wajahnya memancarkan senyum rasa puas, “tetapi…” mata rusa dari tanduk turun ke bawah, lalu dia melihat kakinya.

“Waduh, kaki saya kelihatan sangat panjang dan kecil, makin dilihat makin jelek!, sangat menyebalkan!” Rusa sambil mengguman menggeleng-gelengkan kepalanya. Ketika rusa sedang mengfokuskan diri memperhatikan bayangan dirinya sendiri diair danau, ada seekor singa muncul ditempat yang tidak jauh dari tempat rusa, dengan diam-diam mendekati rusa.

Pada saat ini kebetulan rusa memalingkan kepalanya, melihat singa dengan panik dia berlari dengan cepat, karena keempat kakinya panjang dia dapat berlari sangat cepat, ketika dia berlari ke semak-semak, singa sudah tidak dapat mengejarnya, “uhh..uhh.. untung saya dapat berlari dengan cepat, jika tidak habislah saya!”

Rusa sambil berlari sambil bersyukur kepada kakinya yang panjang, sambil terus berlari dia masuk kedalam hutan, namun tandauknya tersangkut di dahan pohon. “Aduhh… tanduk saya tersangkut didahan pohon.. tolong….” sehingga dia tidak bisa bergerak lagi, oleh sebab itu singa yang mengejar dari belakang dapat dengan mudah menangkapnya, dan menjadikannya santapan yang lezat.

Rusa yang malang ini, sebelum ajalnya tiba berkata, “Saya sungguh malang, tidak disangka, kaki yang paling saya benci ini sebenarnya adalah yang bisa menyelamatkan saya, sedangkan tanduk yang paling saya banggakan ini malahan yang mencelakai saya!”

Terkadang sebuah barang dari penampilannya tidak cantik namun bermanfaat, ada barang yang terlihat indah tetapi sangat rapuh dan tidak berguna, baik buruknya barang bukan dilihat dari penampilan, oleh sebab itu  jangan kita tertipu dengan penampilan atau sebuah benda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: