Pahlawan(kejujuran sejati)

Apertemen terbakar, pada saat itu sudah tengah malam, suara teriakan membuat George terbangun, dia melihat sekeliling kamarnya sudah penuh dengan asap, dia segera melompat dari tempat tidurnya dalam keadaan mengantuk dia lari keluar dari apartemennya.

Ketika berada di luar pintu ada sebuah bungkusan melintangnya, George berpikir itu adalah sebuah kain, dia mengambilnya untuk menutupi wajahnya dari serbuan api dan asap, akhirnya dengan perlindungan bungkusan yang menutupi wajahnya, George dapat terhindar dari amukan api, dan lari keluar dari apertemen yang terbakar itu.

George berlari ke tempat kelompok orang yang berkumpul di dekat lapangan apertemen, bungkusan ditangannya mengeluarkan suara tangisan, seorang wanita lari ke arahnya, merebut bungkusan ditangannya.

Pada saat ini George baru sadar bahwa bungkusan itu adalah seorang bayi, setelah mengendong bayi ini ibu bayi berteriak sambil menangis.

Beberapa saat kemudian wali kota juga sudah tiba, setelah mengetahui George telah menyelamatkan seorang bayi, wali kota dan penduduk kota semua mengucapkan terima kasih kepada George, George menjadi pahlawan!

Setelah api padam, beberapa media tv dengan gencar menyiarkan George si pahlawan yang telah menyelamatkan orang, orang tua George juga menjadi bangga, dalam sekejab George jadi terkenal, tetapi George menjadi sedih, maksudnya bukan menyelamatkan orang, sebenarnya bayi inilah yang telah menyelamatkan dia, di dalam hatinya George merasa bersalah.

Ada sebuah perusahaan televisi yang mewawancara George, menyuruh George mengatakan beberapa patah kata, sambil menggenggam tangannya, wajahnya menghadap kamera, dihadapan ribuan pemirsa televisi, George berkata, “Saya bukan pahlawan!” setelah berkata demikian, dia menceritakan kejadian sebenarnya yang menimpanya.

Setelah wawancara selesai, pemirsa yang berada dilokasi syuting semuanya bertepuk tangan untuknya, reaksi para pemirsa dirumah juga sangat hangat semua memberi semangat kepadanya. George sekarang dapat tertawa dengan gembira, wali kota yang berada ditempat menepuk bahunya dan berkata, “Bagus, George! Engkau adalah seorang pahlawan!”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: